Senin, 09 Desember 2013

Pendekatan Scientific



BAB II
PEMBAHASAN


A.    PENGERTIAN PENDEKATAN SCIENTIFIC
Pendekatan adalah konsep dasar yang mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari pemikiran tentang bagaimana metode pembelajaran diterapkan berdasarkan teori tertentu. Oleh karena itu banyak pandangan yang menyatakan bahwa pendekatan sama artinya dengan metode. Pendekatan ilmiah berarti konsep dasar yang menginspirasi atau      melatarbelakangi perumusan metode mengajar dengan menerapkan karakteristik yang ilmiah. Pendekatan pembelajaran ilmiah (scientific teaching) merupakan bagian dari pendekatan pedagogis pada pelaksanaan pembelajaran dalam kelas yang melandasi penerapan metode ilmiah.
Pengertian penerapan pendekatan ilmiah dalam pembelajaran tidak hanya fokus pada bagaimana mengembangkan kompetensi siswa dalam melakukan observasi atau eksperimen, namun bagaimana mengembangkan pengetahuan dan keterampilan berpikir sehingga dapat mendukung aktivitas kreatif dalam berinovasi atau berkarya.
Menurut  majalah Forum Kebijakan Ilmiah yang terbit di Amerika pada tahun 2004 sebagaimana dikutip Wikipedia menyatakan  bahwa pembelajaran ilmiah mencakup strategi pembelajaran siswa aktif yang mengintegrasikan siswa dalam proses berpikir dan penggunaan metode yang teruji secara ilmiah sehingga dapat membedakan kemampuan siswa yang bervariasi. Penerapan metode ilmiah membantu guru mengindentifikasi      perbedaan kemampuan siswa. Pada penerbitan berikutnya pada tahun 2007  dinyatakan bahwa penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran harus memenuhi  tiga prinsip utama, yaitu:
1.      Belajar siswa aktif, dalam hal ini  termasuk inquiry-based learning atau belajar berbasis penelitian, cooperative learning atau belajar berkelompok, dan belajar berpusat pada siswa.
2.      Assessment berarti  pengukuran kemajuan belajar siswa yang dibandingkan dengan targepencapaian tujuan belajar.
3.      Keberagaman mengandung makna bahwa dalam pendekatan ilmiah mengembangkan pendekatan keragaman.  Pendekatan ini membawa   konsekuensi siswa unik, kelompok siswa unik, termasuk keunikan dari kompetensi, materi, instruktur, pendekatan dan metode mengajar, serta konteks.
Metode Ilmiah merupakan teknik merumuskan pertanyaan dan menjawabnya melalui kegiatan observasi dan melaksanakan percobaan. Dalam penerapan metode ilmiah terdapat aktivitas yang dapat diobservasi seperti mengamati, menanya, mengolah, menalar, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta. Pelaksanaan metode ilmiah tersusun dalam tujuh langkah berikut:
1.      Merumuskan pertanyaan.
2.      Merumuskan latar belakang penelitian.
3.      Merumuskan hipotesis.
4.      Menguji hipotesis melalui percobaan.
5.      Menganalisis hasil penelitian dan merumuskan kesimpulan.
6.      Jika hipotesis terbukti benar maka dapat dilanjutkan dengan laporan.
7.      Jika Hipotesis terbukti tidak benar atau benar sebagian maka lakukan pengujian kembali.

Penerapan metode ilmiah merupakan proses berpikir logis berdasarkan fakta dan teori. Pertanyaan muncul dari pengetahuan yang telah dikuasai. Karena itu kemampuan bertanya merupakan kemampuan dasar dalam mengembangkan berpikir ilmiah. Informasi baru digali untuk menjawab pertanyaan.Oleh karena itu, penguasaan teori dalam sebagai dasar untuk menerapkan metode ilmiah. Dengan menguasi teori maka siswa dapat menyederhanakan penjelasan tentang suatu gejala, memprediksi, memandu perumusan kerangka pemikiran untuk memahami masalah. Bersamaan dengan itu, teori menyediakan konsep yang relevan sehingga teori menjadi dasar dan mengarahkan perumusan pertanyaan penelitian.


Ingin lebih lengkapnya, silahkan download disini.
Read more...

Minggu, 16 Juni 2013

Cerita Pengalaman Dalam Bahasa Inggris



THE SCHOOL AND MEMORIES WITH FRIENDS

School period is the period that most impressed and remembered, where there is love, and the lessons learned. If I thought of the ignorance and delinquency I've ever made​​, where friends often makes teachers so angry, emotional, crying because of delinquency, often make jokes that make the classroom a chaotic and noisy that friends do. All things that will never be forgotten,

At the time we laugh, sad and joking together in school, dripping tears breakup time there very quickly it happened, I finished UN and friends were very sad when separation should occur and in the event that our last release can gather together.

I remembered with a cup of delicious drinks that accompany talking together, warm laughter with friends while gathering at home, feels loose weight in the hearts and minds, as if life was perfect greeting. The story became warm so there is no weakening or a termination, until he feels a lot of time has passed, and left a distinct impression.

Long time no see you make a lot has changed, whether there is sometimes lost because there is finally a married must follow the husband or wife and continuing education or employment outside the region.

Today may not be forgotten because affection for miss, in our moments together, because unity is a strength.

Start of something embarrassing to something exciting, I'm proud to have known all of my friends, because of them, my school days are so encouraging.

Warm story and accompanying measures their departure, with different lines but still a goal of SUCCESS.
Read more...

Senin, 03 Juni 2013

Logo PILKOM Universitas Mulawarman



Deskripsi dan Makna Logo:
- PROSESOR = Pusat Perkembangan Ilmu Komputer. 
- JALUR SIRKUIT = Penyebaran Ilmu dan Pengabdian kepada Masyarakat. 
- LINGKARAN ATOM = Berada dalam kapasitas perkembangan sains dan teknologi. Pilkom tidak hanya belajar tentang komputer tetapi juga belajar tentang sains (Biologi, Kimia, Fisika dan Matematika).
- LINGKARAN KECIL PADA LINTASAN ATAU ELECTRON = Elektron ini tidak pernah berhenti berputar sejak saat penciptaannya, terus berputar tanpa terputus dengan kecepatan yang sama, tidak peduli berapa banyak waktu berlalu atau dari bagian apa substansi mereka. jadi bisa di artikan bahwa PILKOM harus seperti Electron yang selalu Aktif, Hidup dan selalu Ada.
- LINGKARAN = Ikatan Kebersamaan yang Kuat dan Kokoh.
- WARNA HITAM = Perlindungan dan Pengikatan.
- WARNA HIJAU = Pertumbuhan dan Perkembangan.
- WARNA PUTIH = Kedamaian dan Kesucian.
Read more...

Kamis, 30 Mei 2013

Syntax Bilangan



MENENTUKAN LEBIH BESAR, LEBIH KECIL ATAU SAMA DENGAN PADA SEBUAH BILANGAN

program Bilangan;
uses wincrt;
var A,B:integer;

begin
Writeln ('================================');
writeln ('      LATIHAN TURBO PASCAL      ');
writeln ('   ALGORITMA DAN PEMPROGRAMAN   ');
writeln ('================================');
writeln ('            PILKOM B            ');
Writeln ('Nama Kelompok :                 ');
Write   ('1.');
writeln ('Abd.Mukmin     NIM.1205045171   ');
Write   ('2.');
writeln ('Alvi Wijaya    NIM.1205045161   ');
writeln ('================================');
writeln ('');

write('masukan nilai Pertama : ');readln(A);
write('masukan nilai Kedua : ');readln(B);
if (a<b) then
begin
write(A,' lebih kecil dari ',B);
end
else if (a=b) then
begin
write (A,' sama dengan ',B);
end
else
begin
write(A,' lebih besar dari ',B);
end;
end.


Read more...

Syntax Contoh Pilihan Ganda

MENENTUKAN BILANGAN GANJIL ATAU GENAP

program ganjilgenap;
uses wincrt;                             { pilihan ganda = if kondisi 1 then }
                                         {                     statement 1   }
var                                      {                 else              }
  
bil : integer;                        {                     statement 2   }
   lagi : char;

begin
     Clrscr;
     writeln ('program ganjil genap');
     writeln ('____________________');
     writeln;
     write ('masukkan sembarang bilangan:');
     readln (bil);

     writeln;
if (bil mod 2=0) then
   writeln ('bilangan_',bil,'_adalah bilangan genap')
else
    writeln ('bilangan_',bil,'_adalah bilangan ganjil');
    readln;
end.


Read more...

Syntax Contoh Pilihan Majemuk

 MENENTUKAN KETERANGAN SEBUAH NILAI

program kelompoknilai;                              { pilihan majemuk = 2 alternatif }
uses wincrt;                                       
var
   nilai : integer;
   ket   : string;
   huruf : char;

begin
     writeln ( 'Program Kelompok Nilai');
     writeln ( '______________________');
     writeln;
     writeln ('masukkan nilai (0-100)=');
     readln (nilai);
     if (nilai >= 80) then                         { if kondisi 1 then         }begin                                                       {     statement 1           }
     huruf := 'A';                                       {  else                     }
     ket   := ('Lulus');                               {  if kondisi 2 then        }
end                                                          {     statement 2           }
else                                                         {  else                     }     if (nilai >= 70) then                         {     statement berikutnya. }begin
     huruf := 'B';
     ket   := ('Lulus');
end
else
     if (nilai >= 60) then
begin
     huruf := 'C';
     ket   := ('Lulus');
end
else
     if (nilai >= 50) then
begin
     huruf := 'D';
     ket   := ('Tidak Lulus');
end
else
begin
     huruf := 'E';
     ket   := ('Tidak Lulus');
end;
    writeln;
    writeln ('nilai huruf =',huruf);
    writeln ('keterangan =',ket);
    readln;
end.



Read more...